BREAKING NEWS

Sukses Acara Training Pengendalian Air Untuk Menekan Angka Kehilangan Air Pada System Distribusi PDAM Tirta Jaya Mandiri

Alishba l Kabupaten Sukabumi - Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan In House Training Pengendalian Air — Non-Revenue Water (NRW) sebagai wujud komitmen perusahaan dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam menekan angka kehilangan air pada sistem distribusi.


Pelatihan ini diikuti oleh 57 pegawai yang terdiri dari Tim NRW, Bagian Produksi, dan Bagian Teknik.


Materi pelatihan disampaikan oleh Akademi Teknik Tirta Wiyata (Akatirta) Magelang, sebuah institusi pendidikan vokasi terkemuka di bidang teknik air minum yang telah berpengalaman dalam pendampingan dan pengembangan kapasitas pengelola Perumda Air Minum di seluruh Indonesia.


Pelatihan ini membahas strategi pengendalian NRW atau kehilangan air pada sistem distribusi Perumda Air Minum, beberapa diantaranya yaitu:

• Klasifikasi Kehilangan Air Mengenai perbedaan antara kehilangan air fisik (kebocoran pipa dan luapan tangki) dengan kehilangan air non-fisik (pencurian air dan ketidakakuratan meteran), sebagai landasan identifikasi permasalahan di lapangan.

• Neraca Air & District Metering Area (DMA) Penerapan neraca air sebagai alat audit kehilangan air, serta implementasi DMA untuk pemantauan wilayah distribusi secara lebih spesifik dan terukur.

• Prosedur Step Test Teknik deteksi kebocoran kualitatif dengan cara penutupan katup secara bertahap pada jam minimum pemakaian guna mengidentifikasi titik-titik kebocoran secara presisi.

• Teknologi Informasi dalam Pengelolaan NRW Pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung perencanaan yang matang, eksekusi lapangan yang disiplin, dan pemantauan berkelanjutan demi menjaga kualitas layanan kepada pelanggan.


Pelatihan ini bertujuan untuk membekali seluruh peserta dengan pengetahuan teknis dan strategi yang diperlukan dalam mengendalikan tingkat kehilangan air secara efektif. Keberhasilan pengendalian NRW memerlukan sinergi antara perencanaan yang matang serta eksekusi lapangan yang disiplin.


Diharapkan pelatihan ini dapat menekan angka kehilangan air secara signifikan, kualitas air bersih bisa tetap terjaga dan pelayanan air minum bagi masyarakat semakin optimal.


Reporter Alishba News 

Asep JK 

Posting Komentar