BREAKING NEWS

Diduga Mall Administrasi Proyek P3-TGAI Jampang Tengah Dengan Nilai Bantuan RP.195.000.000 Dengan Pelaksana P3A Cimapag Tawekal 2 Lokasi Kampung Cilengka Desa Bantaragung Kecamatan Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi

Alishba News l Sukabumi-Kuat Dugaannya terjadi mall administrasi pada proyek peningkatan jaringan irigasi yang titik lokasi di kampung Cilengka Desa Bantaragung kecamatan Jampang Tengah kabupaten Sukabumi dalam papan informasi yang tertera nilai bantuan Rp.195.000.000,- dengan sumber anggaran APBN TA 2026 No Kontrak : Hk 0201/B/Bbws5.12.3/2026/655 dengan pelaksana P3A Cimapag 2 Tawekal yang akan dilaksanakan 45 hari kalender.

Program ini bertujuan baik dengan akan adanya manfaat buat pengairan irigasi sekitar desa Bantaragung yang teraliri aliran irigasi tersebut namun ada saja dugaan ulah nakal para oknum di dalam kenyataannya seperti yang kami telusuri dari adanya pengaduan masyarakat ya g enggan disebutkan namanya ke publik

Pada hari Selasa 21 juli 2026 kami pun awak media melihat kelokasi proyek irigasi tersebut,kami awak media dilokasi melihat kejanggalan ada batu disungai terlihat bekas di palu sebagian juga  dengan warna yang sama di sungai sekitar Proyek irigasi tersebut ya g digunakan untuk material irigasi maka kamipun mendokumentasikannya.

Juga ada  tumpukan puluhan semen bertuliskan 40 kg persak nya bermerk jempolan 

Saat akan di konfirmasi ketua pelaksana proyek dilapangan kata pekerja tidak ada pulang kerumah dulu ketua pak Jumroni mungkin istirahat dulu kerumahnya saja kalau ada perlu pak"tandas pekerja di lokasi proyek.


Maka kamipun hari itu selasa ,21 juli 2026 mencoba menjumpai ketua yang dikatakan pekerja bernama  Jumroni setelah kami sampai dirumah ketua P3A Cimapag Tawekal 2 yang tidak jauh dari lokasi proyek irigasi tersebut.


Saat kam sampai dilokasi rumahnya Jumroni mencoba konfirmasi kepada Jumroni ketua terkait proyek tersebut namun tidak ada kata seseorang yang merupakan keluarga jumroni lagi rapat ke Sukabumi barusan baru berangkat pak agak tau kalau sore mah mungkin sudah pulang ,"ujarnya.



Kamipun kembali pukul 16.00 WIB bertanya sudah pulangkah pak jumroni yang merupakan ketua pelaksana proyek irigasi tersebut 


 jawaban istrinya didepan rumahnya dikatakan ketua  bersama Bu Lilim bendahara P3A Cimapag Tawekal 2 saat lagi ke Cibadak ada rapat,ujarnya sore itu.


kamipun setelah ada petunjuk dimana rumah bendahara setelah didepan rumahnya kami mencoba meyakinkan perkataan istrinya ketua sebelum pulang untuk menghabiskan rasa penasaran kami pun setelah dapat informasi didepan rumah Bu Lilim  melihat ada orang lalu mengucapkan assalamualaikum warahmatullahi maaf betul ini rumah Bu Lilim,


Dijawab oleh pemuda tersebut iya betul pak silakan pak masuk mempersilahkan kepada saya sebagai  tamu dengan ramah dan tidak lama berselang ada ibu yang mempersilahkan saya masuk.


Dipersilahkan masuk saat itu juga  saya menerangkan dari awak media maaf Bu katanya ibu Lilim sama pak Jumroni ketua lagi rapat ke Sukabumi?


Ibu Lilim bendahara P3A Cimapag Tawekal 2 pun tersenyum saya tidak kemana mana pak dari tadi siang juga dirumah,"terangnya.

sayapun sore itu meyakinkan lagi dengan bertanya keheranan betulkah  ibu Lilim bendahara proyeknya  dijawab iya saya Bu Lilim bendahara P3A Cimapag Tawekal 2 pak.


Dijawab iya sama Bu Lilim bendahara P3A Cimapag Tawekal 2.



Maaf ya saya mencari alamat ibu dan bertamu kesini dikasih tau istrinya ketua saat bertanya pada istri  ketua pelaksana proyek irigasi di kampung Cilengka Desa Bantaragung kecamatan Jampang Tengah kabupaten Sukabumi tetap jawaban disampaikan bahwa ketua Zumroni yang memegang jabatan ketua pelaksana P3A Cimapag Tawekal 2 tidak ada dirumah sedang rapat dengan ibu Lilim  bendaharanya.



Namun kebohongan terungkap saat itu juga karena begitu kerumah Bu Lilim bendahara ternyata ada dirumah dan Diwawancarai awak media mengenai proyek di kampungnya tersebut.



 Dalam keterangan Lilim bendahara P3A Cimapag Tawekal 2 mengenai proyek itu hanya digunakan untuk tahap pencairan saja setelah cair pencairan tahap pertama dari BJB uang di ambil ketua semuanya 70 persen dari pencairan pertama Rp. 136 juta rupiah mengenai belanja material ketua yang melaksanakan dan data nota dan bukti pembelian material proyek tersebut saya bendahara tidak tahu menahu,"terangnya.



Saya selaku bendahara saat itu dikasih uang ganti transfort Rp.500.000,- juga begitu pak igan sekretaris dikasih uang Rp.500.000,-,tandas Lilim bendahara P3A Cimapag Tawekal 2.


Bendahara kemudian memanggil sekretaris proyek P3A Cimapag Tawekal 2 yang bernama Igan dan bertemu langsung saat itu juga dengan awak media.


Igan sekretaris proyek P3A Cimapag Tawekal 2 di desa Bantaragung kecamatan Jampang Tengah kabupaten Sukabumi saat dikonfirmasi mengatakan,"tidak tahu mengenai proyek tersebut saya tidak bisa menjelaskan uang semua di ketua bendahara pun tidak tau mengenai penggunaan uang dan bukti nota pembelanjaan semua mungkin ada pada ketua bukti semuanya pembelian material proyek saya tidak tau apa apa silakan ke ketua saja,"tegas Igan



Reporter Alishba News 

Yan Sapta 

Posting Komentar