BREAKING NEWS

Berintegritas dan Waspada, Dua ASN Lapas Sukabumi Raih Penghargaan Usai Gagalkan Penyelundupan Narkotika



Alishba News l Sukabumi - 14 Oktober 2026  Dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi baru saja menerima piagam penghargaan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Barat. Penghargaan ini diserahkan sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan keduanya dalam menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan mencapai 12,83 gram.

 

Penyerahan penghargaan berlangsung pada apel pagi pegawai di halaman Lapas Kelas IIB Sukabumi, Rabu (14/10/2026). Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, yang mewakili Kanwil Ditjenpas Jawa Barat secara langsung menyerahkan piagam tersebut kepada kedua petugas. Pemberian apresiasi ini tertuang dalam Keputusan Nomor WP.11-4 SA.05.03 Tahun 2026 tentang Pemberian Penghargaan kepada Pegawai atas Keberhasilan Menggagalkan Upaya Penyelundupan Narkotika.

 

 

 

 Dua Pegawai Teladan yang Berhasil Mengamankan Lingkungan Lapas

 

Penerima penghargaan tersebut adalah Siti Mardiah, yang bertugas sebagai Pengolah Data dan Informasi, serta Rizki M Iqbal Dyaz, Petugas Pengamanan Pemasyarakatan. Keduanya menunjukkan kewaspadaan luar biasa dan sikap tidak kompromi terhadap barang terlarang saat menjalankan tugas di akhir bulan September lalu.

 

Siti Mardiah berhasil menemukan dan menggagalkan penyelundupan sabu seberat 3,09 gram saat melaksanakan pemeriksaan keamanan terhadap pengunjung yang akan masuk ke lingkungan lapas. Sementara itu, Rizki M Iqbal Dyaz berhasil menyita 9,74 gram sabu yang tersembunyi dalam tiga paket berbeda. Barang haram tersebut ternyata diselipkan di dalam celana yang dititipkan melalui layanan penyerahan barang dan makanan dari keluarga warga binaan — dan berkat ketelitiannya, upaya tersebut gagal total.

 

 

 

Komitmen Pengawasan yang Tak Boleh Melonggar

 

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Sukabumi, Budi Hardiono, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada kedua petugas tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan teladan yang harus diikuti seluruh jajaran. Kewaspadaan tinggi dan kedisiplinan dalam menjalankan prosedur adalah kunci utama menjaga keamanan di dalam lingkungan pemasyarakatan.

 

"Keberhasilan ini patut menjadi contoh bagi kita semua. Jangan pernah abaikan hal-hal yang mencurigakan. Tetaplah waspada dan laksanakan tugas dengan penuh profesionalisme sesuai prosedur yang telah ditetapkan," tegas Budi Hardiono.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa keberhasilan ini bahkan telah menarik perhatian pimpinan di tingkat pusat dan wilayah. Direktorat Teknologi dan Kerja Sama Ditjenpas sendiri turun langsung melakukan peninjauan dan pemantauan terhadap sistem pengamanan yang diterapkan di Lapas Sukabumi. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran ketelitian petugas dalam menjaga lingkungan lapas tetap bersih dari pengaruh barang terlarang.

 

 

 

 Semangat Baru untuk Menjaga Lapas Tetap Bersih

 

Dengan pemberian penghargaan ini, Lapas Kelas IIB Sukabumi mempertegas komitmennya: sterilisasi lingkungan pemasyarakatan dari narkotika akan terus diperketat. Kedua petugas ini membuktikan bahwa dengan kedisiplinan, kepekaan, dan integritas yang dijaga setiap hari, segala bentuk penyelundupan dapat dicegah sebelum masuk ke dalam lingkungan lapas. Semangat keduanya diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh pegawai untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di tempat tugas masing-masing.

 

(Aiv Mulyadin) 

Posting Komentar